Tampilkan postingan dengan label APTB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label APTB. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Juli 2014

Mulai 1 Agustus, Naik Kopaja AC dari Halte Transjakarta Bayar "Double"

Pihak pengelola Transjakarta memutuskan, mulai 1 Agustus 2014 tak akan lagi menyediakan tiket angkutan umum terintegrasi busway, seperti Kopaja AC, Kopami, APTB dan BKTB, di Halte Transjakarta. Dengan demikian, tak ada lagi integrasi tiket antara Transjakarta dengan angkutan-angkutan tersebut.

Menurut Direktur Institute Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia, Yoga Adiwinarto, adanya peraturan tersebut akan membuat para pengguna Kopaja AC, Kopami, APTB, dan BKTB harus membayar biaya "double" bila ingin melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta. Hal itu berbeda dari penerapan selama ini di mana para penumpang Kopaja, Kopami, APTB, dan BKTB tidak perlu lagi membayar biaya jika ingin melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta.

"Jadi kalau mau naik Kopaja AC dari halte transjakarta harus bayar double. Bayar tiket busway dulu Rp 3.500. Terus bayar Kopaja AC-nya Rp 5.000. Totalnya jadi Rp 8.500," kata Yoga kepada Kompas.com, Kamis (17/7/2014).

Pengumuman mengenai perubahan ketentuan ini sudah dipasang di sejumlah halte Transjakarta. Yoga memprediksi, aturan tersebut akan berpotensi membuat jumlah pengguna Kopaja, Kopami, APTB, dan BKTB menurun, karena selama ini para penggunanya merupakan pengguna Transjakarta.

"Kalau harus bayar double bakalan sepi Kopaja AC sama APTB," ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi dari pihak Transjakarta terkait perubahan ketentuan ini. Namun, beberapa hari lalu, Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih mengatakan bahwa mulai pertengahan Agustus, pihak Transjakarta tidak akan lagi menjual tiket kertas. Penumpang diminta untuk segera memiliki tiket elektronik produk perbankan dari beberapa bank, seperti Flazz (BCA); e-money (Mandiri); Brizzi (BRI); Tap Cash (BNI); Mega Card (Bank Mega); dan Jak Card (Bank DKI).

Minggu, 25 Mei 2014

Halte APTB Terbengkalai karena Bus Jarang Berhenti

Dari enam halte yang disediakan untuk Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB), ternyata hanya satu halte yang masih layak beroperasi. Sisanya, kini sudah terlantar.

Tak maksimalnya halte APTB itu disebabkan jarangnya bus yang berhenti di halte tersebut. Hasilnya, penumpang harus menunggu hingga berjam-jam. Itulah yang membuat penumpang bosan hingga akhirnya memilih angkutan lain. Buntutnya APTB kurang diminati. Hanya jurusan Bekasi-Tanah Abang yang banyak penumpangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Supandi Budiman mengatakan, sejauh ini sudah dioperasikan empat jurusan APTB, yaitu Bekasi-Tanah Abang, Bekasi-Bundaran HI, Bekasi-Dukuh Atas, dan Bekasi-Pulogadung. Dari empat jurusan ini, hanya satu yang paling banyak diminati yaitu Bekasi-Tanah Abang.

"Kurangnya minat penumpang APTB telah membuat sejumlah halte terlantar," katanya, kemarin.

Supandi menambahkan, halte-halte yang terlantar nantinya akan dievaluasi apakah akan tetap digunakan atau harus dibongkar. Tujuannya agar tidak disalahgunakan atau dapat mengganggu estetika kota.

"Kalau tak digunakan harus dibongkar agar tidak menjadi sarang pengamen dan pengemis dan tempat mangkal pedagang asongan," jelasnya.

Salah satunya, seperti yang terjadi di halte APTB yang berada di Jalan Joyo Martono yang sudah dimanfaatkan sejumlah pengamen dan beberapa pedagang.

Sementara itu meski sepi peminat, pemerintah daerah memaksakan untuk memberlakukan kembali arus Transjakarta pada 26 Mei 2014 ini. Jalur busway bakal kembali di buka di perbatasan Kota Bekasi dan Jakarta Timur.

"Sudah sebanyak dua kali uji coba halte Transjakarta di Harapan Indah," kata salah satu perwakilan Perumahan Harapan Indah, Sudaryono.

Selasa, 04 Februari 2014

Feeder Busway, Kemana Saja Rutenya

Dalam rangka mengurangi penggunaan mobil pribadi, pemerintah provinsi DKI Jakarta mulai mengoperasikan bus sedang bernama Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) untuk warga yang tinggal di sejumlah perumahan. Pada pengoperasian awal, ada dua rute yang disediakan.

"Saat ini rutenya Pantai Indah Kapuk-Monas dan Kalibata-Tanah Abang," kata Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono di Balai Kota, Senin, 3 Februari 2014. Dia mengharapkan, BKTB ini dapat menggaet warga yang selama ini menggunakan mobil pribadi untuk beraktifitas. "Ini ditujukan untuk perumahan kalangan menengah atas."

Menurut Udar, BKTB ini pun sama seperti APTB bersinggungan dengan beberapa koridor Transjakarta. Untuk rute Pantai Indah Kapuk-Monas, akan bersinggungan dengan Koridor 1 dan Koridor 12. Sementara itu, rute Kalibata-Tanah Abang akan bersinggungan dengan Koridor 1 dan Koridor 9. "Bayar 6ribu, termasuk tiket busway," kata dia.

Untuk rute PIK-Monas, Bus akan berangkat dari Pasar Modern PIK lalu menuju Putaran Rzu Chi Center-RS PIK-Taman Suaka Margasatwa Angke-Jembatan M Angke-Green Bay Pluit-Pantai Mutiara-Waduk Pluit. Kemudian masuk jalur busway melalui Landmark Pluit-Pakin-Gedong Panjang-Museum Fatahilah-Kota-Harmoni-Monas-Balaikota-Gambir-Tugu Tani-Halte Telkom-Balaikota-Monas.

Dari Monas, bus akan kembali berputar menuju Harmoni-Kota-Jembatan Tiga-Bandengan Selatan-Penjaringan-Pantai Mutiara-Green Bay Pluit-Jembatan Angke-Taman Margasatwa Angke-RS PIK-Rzu Chi Center dan kembali Fresh Market.

Sementara itu, untuk rute Kalibata-Tanah Abang. Halte yang dilewati adalah Tanah Abang-Jatibaru-Jatibaru (Abdul Muis)-Monas-Bank Indonesia-Sarinah-Bundaran Hotel Indonesia-Tosari-Dukuh Atas-Setiabudi-Karet-Benhil-Semanggi-Gatot Subroto LIPI-Gatot Subroto Jamsostek-Kuningan Barat-Tegal Parang-Pancoran Barat-Pancoran-Pertadam-Masjid An Nur-Halte Pengadegan Barat-Halte STEKPI-Transmigrasi-Kalibata City-TMP Kalibata.

Menurut Udar, bus akan berjalan setiap 10 menit sekali. Dengan kapasitas masing-masing bus sebanyak 35 penumpang. "Jam operasinya sama dengan Transjakarta," kata dia.

Selasa, 24 Desember 2013

Apa itu APTB? dan Rute APTB

Bagi yang belum tahu apa itu APTB, diartikel ini akan dijelaskan secara lengkap apa itu APTB

APTB adalah singkatan dari Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway, APTB berfungsi untuk membantu pengurangan jumlah kendaraan yang beredar di JABOTABEK. Jalur yang dilayani menghubungkan Kota-Kota di JABOTABEK dengan Jalur Transjakarta yang sudah ada.

Berikut ini Jalur yang dilayani Bus APTB di DKI Jakarta

Bekasi – Pulo Gadung 7 bus PPD
Poris Plawad – Tomang 10 bus PPD
Ciputat – Kota 15 bus Bianglala
Cibinong – Grogol 13 bus Mayasari
Bogor – Rawamangun 10 bus Sinar Jaya
Bekasi – Tanah Abang 20 bus Mayasari
Bekasi – Bund HI 8 bus PPD
Bogor – Blok M 10 bus Sinar Jaya
Cileungsi – Blok M 10 bus Mayasari
Bogor – Tanah Abang 10 bus Sinar Jaya
Bogor – Tanjung Priok 10 Bus Hiba Utama
Rute dan Halte Busway yang dilewati oleh Bus APTB:

Rute Bekasi – Pulo Gadung
Untuk APTB Bekasi – Pulogadung saat ini stop beroperasi, dikarenakan minimnya penumpang yang berminat serta jalur rute yang memutar. Oleh sebab itu, maka digantikan dengan jurusan APTB Bekasi – Tanah Abang dan Bunderan HI yang rutenya langsung menuju pusat ibukota Jakarta sehingga tidak ada jalur memutar serta minat penumpang yang tinggi.

Rute Poris Plawad – Tomang
Rute via: Batuceper, Kalideres, Cengkareng, Pesing, Grogol
Operator: Perum PPD
Tarif: Rp. 8000

Rute Ciputat – Kota
Rute via: Pasar Jumat, Lebak Bulus, Pondok Indah, Radio Dalam, Kebayoran Baru, Sudirman-Thamrin, Gadjah Mada, Glodok
Operator: Bianglala Metropolitan
Tarif: Rp. 8000

Rute Cibinong – Grogol
Rute via: Cieutereup, Tol Jagorawi, Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Slipi, Tomang
Operator: Mayasari Bakti
Tarif: Rp. 12000

Rute Bogor – Rawamangun
Bogor (Bubulak) – Jakarta (Rawamangun):
Rute via: Taman Yasmin, Kedungwaringin, Tol Sentul Selatan, Tol Jagorawi, Cawang, Jatinegara, Ahmad Yani By Pass, Pemuda
Operator: Sinar Jaya
Tarif: Rp. 14000

Rute Bekasi – Tanah Abang
Terminal Induk Bekasi – Tanah Abang (via tol barat & timur):
Rute via: Tol Cikampek, Halim, Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Sudirman-Thamrin
Operator: Mayasari Bakti
Tarif: Rp. 9000

Rute Bekasi – Bunderan HI
Mega Mall Bekasi – Bunderan HI (via tol barat):
Rute via: Tol Cikampek, Halim, Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Sudirman-Thamrin
Operator: Perum PPD
Tarif: Rp. 8000

Rute Bogor – Blok M
Bogor (Bubulak) – Jakarta (Blok M):
Rute via: Taman Yasmin, Kedungwaringin, Tol Sentul Selatan, Tol Jagorawi, Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Mayestik Kebayoran Baru
Operator: Sinar Jaya
Tarif: Rp. 14000

Rute Cileungsi – Blok M
Cileungsi – Blok M:
Rute via: Taman Bupperta, Legenda Kota Wisata, Cibubur Junction, Tol Jagorawi, Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Mayestik Kebayoran Baru
Operator: Mayasari Bakti
Tarif: Rp. 12000

Rute Bogor – Tanah Abang
Ciawi – Tanah Abang:
Rute via: Akses Utama Ciawi – Sukabumi, Tol Jagorawi, Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Sudirman-Thamrin
Operator: Sinar Jaya
Tarif: Rp. 14000

Rute Bogor – Tanah Abang
Ciawi – Tanah Abang:
Rute via: Akses Utama Ciawi – Sukabumi, Tol Jagorawi, Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Sudirman-Thamrin
Operator: Sinar Jaya
Tarif: Rp. 14000

Kamis, 29 Agustus 2013

APTB Transjakarta Blok M-Cileungsi Dioperasikan


Guna memicu dan memacu warga yang tinggal di daerah penyangga agar menggunakan angkutan umum saat memasuki wilayah Jakarta, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengoperasikan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus (APTB) Transjakarta dengan rute Blok M-Cileungsi di Jalur I Terminal Bus Kota Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).

Meski saat ini baru tersedia sebanyak 10 armada dengan kapasitas masing-masing armada 85 penumpang, namun diharapkan hal ini setidaknya mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan APTB akan terus dikembangkan sebagai moda transportasi massal yang nyaman dan aman sebagai salah satu tulang punggung pelayanan publik di DKI Jakarta.

Selasa, 21 Mei 2013

Kini tersedia "feeder" Transjakarta dari Bekasi

Kini tersedia dua rute baru feeder atau Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) yakni Bekasi-Tanah Abang dan Bekasi -Bundaran HI di Halte Dukuh Atas "Masing-masing rute akan disediakan 10 bus dengan tarif Rp5 ribu/orang untuk perjalanan/shelter busway dan Rp6500 untuk perjalanan paling jauh.," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Jakarta, Selasa.

Pristono yakin bahwa rute Bekasi-Tanah Abang akan mampu mengangkut sebanyak 4.800 penumpang setiap perjalanan. Sementara untuk Bekasi-Bundaran HI mencapai 5.780 penumpang/perjalanan. "Setiap perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 90 menit," kata Pristono.

Rute perjalanan untuk APTB Bekasi-Tanahabang yakni Terminal Bekasi-Jl IR Juanda-Jl Joyomartono-Tol Cikampek-Tol Dalam Kota-Jl Gatot Subroto-Semanggi-Jl Jendral Sudirman-Jl MH Thamrin-Jl Kebon Sirih-Jl Facherudin-Jl Jati Baru kemudian berputar di bawah fly over Jati Baru.

Sementara untuk rute Bekasi-Bundaran HI melalui jalan Terminal Bekasi-Jl IR Juanda-Jl Joyomartono-Tol Cikampek-Tol Dalam Kota-Jl Gatot Subroto-Semanggi-Jl Jendral Sudirman-Bundaran HI.

Rute ini akan beroperasi selama 17 jam sejak pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Saat ini, DKI telah memiliki delapan rute APTB yakni Bekasi-Pulogadung, Tangerang-Taman Anggrek, Ciputat-Kota, Cibinong-Depok, Rawamangun-Bogor, Bekasi-Tanahabang, dan Bekasi-Bundaran HI. Semua rute saling terintegrasi dengan bus Transjakarta dengan menggunakan jalur khusus.

Sabtu, 13 April 2013

Jakarta-Bekasi Tambah Dua Rute APTB


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi kembali meneruskan kerjasama untuk mengatasi kemacetan. Kerjasama melalui pengoperasian angkutan perbatasan terintegrasi busway atau APTB jurusan Bekasi-Tanah Abang dan Bekasi-Dukuh Atas.

Sebelumnya, Jakarta dan Bekasi bekerjasama dengan mengoperasikan APTB jurusan Bekasi-Pulogadung. Bahkan, dijajaki pula kerjasama jurusan Bekasi-Kampung Rambutan. Namun, dalam waktu dekat, yang akan beroperasi ialah jurusan Bekasi-Tanah Abang dan Bekasi- Dukuh Atas.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta pernah merilis data setiap hari ada 6,9 juta perjalanan kendaraan dari Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi. Yang terbanyak ialah dari Bekasi dengan 2,5 juta perjalanan oleh 1,3 juta jiwa atau 36,2 persen. Setiap hari ada 1,9 juta kendaraan masuk Ibu Kota dengan yang terbanyak juga berasal dari Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi optimistis dua rute baru APTB akan berjalan baik dan membantu mengatasi kemacetan Jakarta. Masyarakat kian banyak pilihan pergi kerja ke Jakarta dengan angkutan umum ketimbang kendaraan pribadi. Beban kemacetan di Ibu Kota akibat serbuan kendaraan pribadi dari Bekasi bisa berkurang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Supandi Budiman, Jumat (12/4/2013) menegaskan, tarif APTB baru masih perlu pembahasan dengan Jakarta. Untuk diketahui, APTB Bekasi-Pulogadung bertarif Rp 6.500. Tarif itu jauh lebih murah daripada awal pengoperasian yang Rp 9.000. "Menjelang pengoperasian, tarif APTB baru akan segera didapat dan disosialisasikan," katanya.

Supandi memaparkan, APTB Bekasi-Tanah Abang akan dilayani oleh Mayasari Bakti. Armada yang sudah disiapkan 15 bus. Armada harus diubah seperti bus Transjakarta yang berpintu di bagian tengah. Tempat duduk juga tidak berbaris dari depan ke belakang. Ada bagian kosong di tengah untuk penumpang berdiri.

Sebenarnya, APTB Bekasi-Tanah Abang bersinggungan dengan Patas 52 Mayasari Bakti. Rute perjalanan ialah Terminal Bekasi, Gerbang Tol Bekasi Timur, Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Tengah Kota, Komdak, dan jalur bus ataubusway Jalan Jenderal Soedirman, Jalan MH Thamrin, dan Pasar Tanah Abang. "Karena operator APTB sama dengan yang sudah ada maka tidak ada masalah persinggungan," kata Supandi.

APTB Bekasi-Dukuh Atas akan dilayani oleh Perum PPD. Armada yang disiapkan antara 10-15 bus yang juga sudah harus dimodifikasi seperti Transjakarta. Sejauh ini belum ada angkutan umum yang melayani rute Bekasi-Dukuh Atas.

Rute perjalanan ialah Terminal Bekasi, GT Bekasi Timur, Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Tengah Kota, Komdak, dan jalur bus Jalan Jenderal Soedirman.   Untuk naik turun penumpang di Bekasi bisa di tiga halte APTB yang sudah dibangun yakni di Terminal Bekasi dan dua halte dekat Bekasi Trade Center di Jalan Moeljadi Djojomartono.

Untuk wilayah Jakarta, naik turun penumpang bisa di halte Transjakarta.   Namun, pemerintah harus ingat bahwa kerjasama itu diharapkan tidak berdampak pada operasional angkutan umum lainnya. Contohnya, penolakan sopir minibus Cikarang-Bekasi-Pulogadung terhadap APTB Bekasi-Pulogadung. Akibatnya, rute APTB sempat diubah dua kali sehingga tidak bersinggungan dengan minibus.

Yang terang pengoperasian dua rute APTB baru memberi alternatif angkutan umum bagi masyarakat. Ongkos naik angkutan umum lebih murah daripada konsumsi bahan bakar minyak kendaraan pribadi. Memakai angkutan umum berarti juga berkontribusi terhadap solusi kemacetan.

Kamis, 11 April 2013

Bekasi Segera Bangun Busway


Pemkot Bekasi segera membangun busway jurusan Bekasi–Pulogadung di Jalan Sultan Agung, Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi. Pembangunan busway ini setelah ada kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat.

Jalur khusus bus Transjakarta ini dibangun mulai Jalan Sultan Agung, tepatnya dari gerbang Kota Harapan Indah hingga perbatasan Bekasi–Jakarta. ”Panjang jalurnya sebanyak 800 meter,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Sopandi Budiman kemarin. Untuk merealisasikan itu, Pemkot Bekasi mengucurkan anggaran dari APBD 2013 sebesar Rp5 miliar untuk pembebasan 800 meter jalan tersebut.

”Sementara Pemprov Jawa Barat akan mengucurkan Rp5 miliar dan Bappenas Rp6 miliar,” lanjutnya. Menurut Sopandi, anggaran yang dikucurkan dari APBD 2013 itu hanya untuk wilayah Bekasi. Sementara perbatasan Bekasi hingga Pulogadung ditanggung DKI Jakarta. Selama ini angkutan perbatasan terintegrasi busway (APTB) milik DKI Jakarta dari Bekasisepipeminatkarenatetap terjebak macet.

Sopandi mengakui pengembang Kota Harapan Indah sudah menyanggupi membangun empat halte Transjakarta mulai Harapan Indah di Jalan Sultan Agung hingga perbatasan Bekasi-Jakarta Timur. Empat halte tersebut dilengkapi fasilitas park and ride. Fasilitas ini untuk memudahkan calon penumpang memarkir kendaraan di dekat halte. Dengan demikian, kemacetan yang diakibatkan kendaraan pribadi dari Bekasi bisa ditekan.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyepakati pembangunan busway rute Bekasi– Jakarta tahun ini. Kesepakatan itu dibuat untuk mengurai kemacetan di DKI Jakarta dan sekitarnya. Selain di Bekasi, juga disepakati pembangunan busway Jakarta–Depok dan Jakarta– Bogor. Namun, dua rute ini menunggu Jakarta–Bekasi terealisasi.

Wali Kota Bekasi Rachmat Effendi menambahkan, busway bisa menekan kemacetan di Bekasi dan DKI Jakarta sebab kendaraan dari Bekasi yang masuk ke DKI Jakarta sebanyak 51%. Rachmat berharap, realisasi pembangunan bisa dilakukan bulan depan.

Senin, 01 April 2013

DLLAJ Akan Evaluasi APTB Bogor-Rawamangun

Dinas Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor bakal melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait soal rencana evaluasi dan pengembangan Angkutan Perbatasan Teringrasi Busway (APTB) jurusan Bubulak (Bogor)-Rawamangun. Pertemuan itu rencananya bakal dilakukan 8 April.

Kepala DLLAJ Kota Bogor, Suharto, menyatakan rencana itu merupakan bagian dari proses evaluasi yang dilakukannya. Rencananya rapat koordinasi itu akan mengundang Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Organda cabang Bogor, dan perwakilan Perusahan Otobis (PO).

‘’Kami masih terus melakukan evaluasi terhadap program ini. Tidak hanya aspek-aspek yang sudah berjalan. Tapi juga pengembangan di masa depan,’’ kata Suharto, Senin (1/4).

Sebelumnya, beberapa ormas dan perwakilan Angkutan Perkotaan (Angkot) Kota Bogor sempat menghalangi Bus APTB untuk memasuki Terminal Bubulak. Aksi ini sebagai bentuk protes atas diterapkannya APTB dan dikhawatirkan program dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu bakal mengurangi jumlah penumpang mereka.

Namun, Suharto menyatakan, sudah tidak ada masalah terkait penolakan tersebut. Salah satu cara yang ditempuh untuk mengatasi permasalahan keamanan itu adalah pengalihan trayek untuk sementara. Kini trayek Bus APTB dialihkan ke Jalan KH Abdullah Bin Nuh, di sekitar komplek Perumahan Yasmin.
[ROL]