Minggu, 25 Mei 2014

Tarif Ideal Bus Transjakarta Maksimal Rp4.000

Direktur Institut Studi Transportasi (Instrans) Darmaningtyas menyarankan tarif maksimum karcis Rp4.000 jika memang diasumsikan untuk mendorong pengguna sepeda motor ke bus Transjakarta.

"Kalau untuk bicara bisnis ya, Rp5.000. Untuk urusan bisnis, dari segi bisnis menguntungkan ya, Rp5.000.Tapi untuk menekan penggunaan sepeda motor ya, Rp4.000," ujarnya kepada Bisnis di Jakarta, Minggu (25/5/2014).

Dia mengatakan pemberian batas maksimal besaran tarif yang dibebankan kepada penumpang akan sangat menentukan penaikan jumlah penumpang.

Hal yang umumnya dipertimbangkan para pengguna sepeda motor di antaranya mengenai besar tarif parkir dibanding harga tarif bus Transjakarta.

Selain itu, harga Rp4.000 efektif agar lebih ringkas karena tak memerlukan kembalian uang pecahan Rp.500 seperti tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp3.500/penumpang.

"Mereka juga menghitung biaya parkir. Terus juga supaya tidak ada kembalian Rp500-an," katanya.

Rencana kenaikan tarif karcis bus Transjakarta memang sudah menjadi wacana sejak masa kepemimpinan Fauzi Bowo. Meski begitu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan menaikkan tarif menjadi Rp5.000 dari Rp3.500. Namun, rencana ini masih menunggu perbaikan layanan bus Transjakarta.

"Saya kira orang enggak keberatan tiket Rp5.000 sama kayak Kopaja dan Kopami asal tiap 5 menit ada bus dan nyaman. Ada subsidi nantinya," paparnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar