Selasa, 17 Desember 2013

Ahok Mau Hapus Subsidi BBM, Pertamina Tetap Lanjutkan Program RFID

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Wakil Gubernur DKI Basuki T. Purnama (Ahok) berencana menghapus subsidi BBM di Jakarta. Rencana ini tidak akan menghentikan Pertamina menjalankan program pemasangan perangkat monitor konsumsi BBM yaitu Radio Frequency Identification (RFID).

"Pemprov DKI Jakarta mau hapus BBM subsidi, pemasangan RFID tetap berjalan termasuk di Jakarta sendiri," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir kepada detikFinance, di acara Pertamina Energy outlook 2014, di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (17/12/2013).

Ali mengungkapkan, program pemasangan alat RFID adalah program nasional, tidak hanya khusus Jakarta saja. Nantinya program ini akan dilebarkan ke Kalimantan, Sumatera, sampai Papua. Bila ingin mengisi BBM subsidi, maka kendaraan harus memasang RFID ini.

"Selama ada BBM subsidi RFID akan digunakan, dan walaupun BBM subsidi dihapuskan di Jakarta, RFID di Jakarta tetap dipasang, memangnya mobil di Jakarta bergeraknya hanya di Jakarta? Dia bergerak ke mana-mana bisa ke Bekasi, Tangerang, dan kota lainnya," jelas Ali.

"RFID ini untuk mendata berapa konsumsi BBM subsidi baik dari SPBU, per kendaraan, per hari, per minggu sampai per bulan, sehingga memudahkan Pemerintah menghitung besaran BBM subsidi dan volume yang sudah tersalurkan," tutup Ali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar