Kamis, 06 Juni 2013

Ahok pertanyakan pengalihan rute Trans Jakarta Pondok Indah

Persoalan utama pemimpin Jakarta adalah masalah kemacetan. Meningkatnya jumlah kendaraan setiap tahunnya membuat deretan panjang problem kemacetan yang harus ditangani secepatnya.  

Solusi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengurangi tingkat penggunaan kendaraan adalah menambah jumlah transportasi massal seperti TransJakarta. Namun hal tersebut membuat warga Pondok Indah, Jakarta Selatan, menolak adanya Trans Jakarta koridor 8 jurusan Lebak Bulus-Harmoni.
 
Warga Pondok Indah menilai bus yang melintasi di pemukiman elit hanya membuat kemacetan. Karenanya, warga meminta jalur Trans Jakarta dipindahkan ke Pondok Pinang. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak mudah untuk memindahkan jalur tersebut. Perlu proses dalam melakukan pemindahan jalur tersebut.

"Kamu kira gampang mindahin, bayar kajian lagi, terus pasang halte. Dasarnya apa pindah ke pondok pinang? Emangnya orang biasa enggak boleh naik bus ke Pondok Indah? Emang orang baik enggak boleh main ke mall?" Kata  Ahok, di Balai Kota, Jakarta, Rabu (5/6/2013).

Ahok menandaskan penyebab kemacetan itu jumlah mobil yang lebih banyak. Bukan soal Trans Jakarta, adanya Trans Jakarta bertujuan untuk mengurangi tingkat kendaraan di Jakarta.

"Penyebab kemacetan itu jumlah mobil yang lebih banyak, itu saja. Bukan soal Trans Jakarta, Trans Jakarta buat ngurangin," jelasnya.

Sementara itu Pemprov DKI terus mengupayakan penambahan transportasi umum yang memadai bagi warga Jakarta. Cara tersebut dilakukan untuk mengajak warga agar bersedia berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar