Akibat genangan yang terjadi pada beberapa ruas jalan, beberapa koridor bus Transjakarta dan Mikrotrans dihentikan untuk sementara operasionalnya, Rabu (1/1) pagi.
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, sejak pukul 08.00 terdapat lima koridor yang setop operasi yaitu koridor dua, tiga, delapan, sembilan dan 10.
"Sedangkan koridor lima dilakukan perpendekan hanya sampai Jembatan Merah. Koridor enam dilakukan perpendekan hanya sampai Setiabudi Aini dan Koridor 13 diperpendek," ujar Nadia, Rabu (1/1).
Sementara untuk koridor lain seperti koridor satu, empat , tujuh, 11 dan 12 hingga saat ini masih normal.
"Info sementara rute Mikrotrans yang masih operasi yaitu JAK 1, 3, 15, 16, 19, 25, 28, 37, 58, 64, 73, dan Jak 117. Yang lainnya setop operasi karena lintasan cenderung air naik," tandasnya.
Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2020
Jumat, 31 Januari 2014
Jalan S Parman Rusak, Laju Bus Transjakarta Terhambat
Banyak lubang bermunculan di jalanan Ibukota, akibat air hujan yang menggenang dan banjir. Mulai dari yang berukuran kecil hingga lubang berdiameter besar dan berkedalaman 10-20 centimeter.
Hal ini tentu semakin menambah keruwetan lalu lintas di Jakarta. Satu di antaranya terlihat di ruas Jalan S. Parman, Jakarta Barat.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Jumat (31/1/2014), untuk menghindari korban, pengendara memang harus berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut. Tak terkecuali bagi sopir bus Transjakarta, sehingga perjalanan busway kerap terhambat.
Perbaikan tentu saja sangat diharapkan, agar ruas jalan Ibukota kembali bisa digunakan tanpa hambatan yang membahayakan jiwa pengendara.
Hal ini tentu semakin menambah keruwetan lalu lintas di Jakarta. Satu di antaranya terlihat di ruas Jalan S. Parman, Jakarta Barat.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Jumat (31/1/2014), untuk menghindari korban, pengendara memang harus berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut. Tak terkecuali bagi sopir bus Transjakarta, sehingga perjalanan busway kerap terhambat.
Perbaikan tentu saja sangat diharapkan, agar ruas jalan Ibukota kembali bisa digunakan tanpa hambatan yang membahayakan jiwa pengendara.
Rabu, 29 Januari 2014
Operasional Lima Koridor TransJakarta Terganggu Banjir
Banjir yang melanda Jakarta akibat hujan lebat yang terjadi sejak Selasa (28/1) malam menyebabkan operasional lima koridor bus TransJakarta terganggu.
Berdasarkan informasi dari akun Twitter resmi BLU TransJakarta, kelima koridor tersebut adalah koridor 3, 5, 8, 9, dan 12.
Di koridor 3 yang menghubungan Kalideres dan Pasar Baru, terdapat genangan air yang cukup tinggi di kawasan Dispenda. Meski begitu bus TransJakarta bisa melintas meski secara perlahan.
Untuk koridor 5, jurusan Ancol-Kampung Melayu, bus TransJakarta hanya sampai halte Senen karena sepanjang jalan Gunung Sahari digenangi banjir.
Adapun bus TransJakarta koridor 8, jurusan Lebak Bulus-Harmoni, langsung masuk tol setelah Halte Kebon Jeruk akibat banjir di kawasan Green Garden.
Di koridor 9 yang menghubungkan Pluit dan Pinang Ranti, bus TransJakarta hanya beroperasi sampai Halte Harapan Kita karena genangan air yang tinggi di kawasan Grogol.
Adapun TransJakarta di koridor 12 yang menghubungkan Pluit dan Tanjung Priok tidak beroperasi sama sekali.
Berdasarkan informasi dari akun Twitter resmi BLU TransJakarta, kelima koridor tersebut adalah koridor 3, 5, 8, 9, dan 12.
Di koridor 3 yang menghubungan Kalideres dan Pasar Baru, terdapat genangan air yang cukup tinggi di kawasan Dispenda. Meski begitu bus TransJakarta bisa melintas meski secara perlahan.
Untuk koridor 5, jurusan Ancol-Kampung Melayu, bus TransJakarta hanya sampai halte Senen karena sepanjang jalan Gunung Sahari digenangi banjir.
Adapun bus TransJakarta koridor 8, jurusan Lebak Bulus-Harmoni, langsung masuk tol setelah Halte Kebon Jeruk akibat banjir di kawasan Green Garden.
Di koridor 9 yang menghubungkan Pluit dan Pinang Ranti, bus TransJakarta hanya beroperasi sampai Halte Harapan Kita karena genangan air yang tinggi di kawasan Grogol.
Adapun TransJakarta di koridor 12 yang menghubungkan Pluit dan Tanjung Priok tidak beroperasi sama sekali.
Langganan:
Postingan (Atom)