Kamis, 22 Mei 2014

Terminal Tanjung Priok Tak Mampu Tampung Semua Bus

Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, merupakan terminal yang menyediakan transportasi bus ke dalam dan luar kota. Namun, fasilitas dan kondisi yang ada tidak memungkinkan terminal menampung semua bus. Deretan bus pun malah diparkir di sisi luar terminal.

"Memang kapasitasnya enggak cukup. Lihat aja, bus-bus pada parkir di luar semua," ujar Jamal, seorang pengemudi metromini, saat ditemui di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (22/5/2014).

Saat ditemui, Jamal bersama sopir-sopir metromini lainnya memarkirkan kendaraan mereka di luar terminal. Kepada Kompas.com, Jamal mengatakan, mereka dilarang oleh pengelola terminal untuk memarkirkan kendaraannya di dalam terminal. Jamal mengaku tidak mengetahui alasan kenapa metromini dilarang masuk ke dalam terminal.

Kepala Terminal Tanjung Priok Alfred Hutapea mengakui bahwa beberapa bus memang diparkir di luar terminal.

"Memang ada, tetapi itu hanya sebentar. Kita juga sudah larang," ujar Alfred.

Alfred mengatakan, terminal memang layak untuk memperoleh revitalisasi. Namun, keputusan untuk revitalisasi atau tidak, menurut dia, adalah kewenangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Saat ditanya mengenai jumlah kendaraan umum yang beroperasi setiap hari, Alfred tidak bisa menyebutkan angka pastinya. Menurut dia, pengelola terminal hanya melakukan pemanfaatan lahan sesuai dengan luas terminal.

"Saat ini paling hanya kebersihan saja yang kita tingkatkan. Keberadaan tukang ojek juga sudah kita atasi. Untuk bus, akan disesuaikan dengan jalur masing-masing," kata Alfred.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah bus antarkota diparkir di sepanjang Jalan Enggano, di sisi luar terminal. Hal serupa juga dilakukan beberapa pengendara bus sedang dan kecil. Akibatnya, kendaraan-kendaraan tersebut mempersempit lebar jalan utama yang juga dilalui kendaraan besar.

Di dalam terminal tidak ada tempat parkir yang cukup bagi pengendara kendaraan pribadi. Lokasi yang dijadikan tempat parkir hanya bisa ditempati dua hingga tiga kendaraan roda empat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar memastikan, ada enam terminal yang akan memperoleh revitalisasi pada tahun ini. Keenam terminal tersebut adalah Terminal Klender, Rawamangun, Pinang Ranti, Kampung Rambutan, Muara Angke, dan Kali Deres.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar