Senin, 11 November 2013

Jokowi: Sterilisasi Jalur Transjakarta untuk Bikin Macet


Soal sterilisasi jalur bus Transjakarta yang membuat macet Ibukota, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, peruntukan jalur busway hanya untuk armada Transjakarta. Selama ini jalur khusus itu kerap diterobos kendaraan-kendaraan pribadi. Para penerobos sering beralasan melihat jalan kosong yang mubazir dan sedang terburu-buru.

"Jalur busway ya, untuk busway (Transjakarta). Kita mau tertib hukum atau tidak? Kalau mau campur-campur, teruskan saja (terobos). Kita ini mau tertib hukum," kata Jokowi di lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Senin (11/11).

Soal kurangnya armada, Jokowi menyebutkan, itu merupakan persoalan lain. Sebab, armada baru bus Transjakarta rencananya datang pada bulan Desember nanti.

"Masalah kekurangan [armada] itu soal lain. Itu datang. Desember. Ini kondisi menuju ke Desember nanti," katanya.

Jokowi menyebutkan, jalur khusus bus Transjakarta justru untuk mengurangi kemacetan dan mengedepankan transportasi massal. Namun, hal itu justru bukan bertujuan agar semua kendaraan bisa masuk ke jalur tersebut seenaknya.

"Untuk apa dibuat [sterilisasi]? Ya, biar macet. Kalau macet, orang kapok dan pindah ke transportasi massal. Memang jumlah armadanya masih kurang, tapi Desember datang," katanya.

Jokowi juga menekankan harus ada konsistensi terhadap fungsi jalur busway itu. "Orang harus konsisten, kalau untuk jalur busway aturannya seperti itu, ya itu yang kita laksanakan," tegas Jokowi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar