Senin, 22 April 2013

Premium Dua Harga, DKI Tambah Armada Trans Jakarta


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menambah armada bus Trans Jakarta menyusul ditetapkannya opsi kebijakan mekanisme dua harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang akan memperbesar pengguna kendaraan roda dua.

"Kita akan nambah armada bus Trans Jakarta. Ini penting, kalau tidak semua akan menggunakan sepeda motor," tutur Wakil Gubernur DKI Jakarta, Tjahaja Purnama di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta, Senin (22/4/2013).

Kini, pihaknya mengaku sedang melakukan pembahasan mengenai membludaknya penggunaan kendaraan roda dua setelah ditetapkannya kebijakan mekanisme dua harga BBM subsidi. Ahok sapaan Wakil Gubernur DKI Jakarta menilai selain menambah armada Trans Jakarta, faktor kenyamanan bus juga perlu diperhatikan. "Jadi selain nambah armada tentu harus nyaman juga masyarakatnya. Kalau tidak nyaman ya tetap pada milih naik sepeda motor," ujarnya.

Sementara itu, Kementerian ESDM mengklaim bakal menerbitkan upaya penetapan mekanisme dua harga BBM subsidi. Ke depan mobil pribadi akan menerima harga BBM subsidi seharga Rp6.500, sementara untuk angkutan umum dan roda dua Rp4.500.

Selain menetapkan mekanisme dua harga BBM subsidi, pemerintah juga akan menyiapkan Sistem Monitoring Pengendalian (SMP) BBM subsidi dengan menggandeng PT Pertamina (Persero).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar