Selasa, 11 Maret 2014

Relawan Jokowi Diduga Terlibat Kasus ‘Mark up’ Transjakarta

Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak tahu anggota tim relawannya saat pemilihan gubernur DKI, Michael Bimo Putranto, terlibat kasus ‘mark up’ pengadaan bus Transjakarta.

Michael Bimo Putranto, yang juga ketua tim sukses Jokowi saat pemilihan wali kota Solo, diduga berperan dalam proses pengadaan bus Transjakarta.

Mantan anggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP ini dikabarkan memanfaatkan kedekatannya dengan Jokowi dalam proyek tersebut.

Namun, Jokowi menegaskan proses pengadaan bus Transjakarta menggunakan mekanisme lelang terbuka, sehingga pemenangnya bisa siapa saja.

"Mekanismenya kan pakai lelang, yang menang bisa tetangga saya, kawan, atau musuh. Itu risiko mekanisme lelang," katanya di Balaikota, Senin (10/3/2014).

Jokowi mengakui dirinya mengenal sosok Bimo Putranto. "Ya kenal lah," ujarnya.

Namun, mantan Wali Kota Solo ini tidak menjelaskan lebih jauh seberapa kenal dirinya dengan sosok Bimo Putranto.

Yang pasti, Jokowi mengancam dan siap 'menggebuk' siapa pun yang memakai namanya untuk kepentingan pribadi.

"Hati-hati yang bawa foto saya, saya orang dekat Jokowi, urusannya bakal kami gebuk," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar