Jumat, 14 Februari 2014

YLKI: Penumpang Busway Keluhkan Ketepatan Datang

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi mengatakan pelayanan Transjakarta sering mendapat banyak keluhan dari penumpangnya. Paling banyak, kata Tulus, keluhan soal headway atau waktu kedatangan bus.

"Waktu kedatangan bus tak bisa ditebak," kata Tulus kepada Tempo, Jumat, 14 Februari 2014. Hal ini kerap dikeluhkan karena penumpang Transjakarta sangat sensitif terhadap waktu tempuh dan ketepatan waktu. "Waktu tempuh masih sering molor."

Menurut dia, persoalan headway lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal. "Yaitu jalur busway yang tak steril," kata dia. Karena itu, perlu segera diselesaikan agar waktu tempuh tak molor.

Selain headway, penumpang pun sering mengeluhkan kelebihan kapasitas. Persoalan ini merupakan efek lanjutan dari headway yang bermasalah. "Penumpang jadi menumpuk di halte dan bus," kata dia. Hal tersebut sangat mengganggu kenyamanan penumpang bahkan dapat mengundang pelecehan seksual. (Baca: Edsus Cacat Busway Jokowi)

Terkait dengan keluhan ini, Tulus menyarankan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo segera mengesahkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Transjakarta. Draf soal SPM ini sudah disusun sejak zaman gubernur Fauzi Bowo dan berisi mengenai standar pelayanan yang harus dimiliki layanan Transjakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar