Senin, 11 November 2013

40 Persen Bus Transjakarta Jelek


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui kondisi bus Transjakarta banyak yang tidak terawat. Bahkan, sekitar 40 persen armada bus yang menggunakan jalur khusus tersebut terbilang jelek.

"Warga sekarang juga pada kesal, masuk jalur busway kena denda sejuta. Tapi, naik bus Transjakarta juga enggak puas, marah-marah, busnya jelek. Ya memang jelek sih, 40 persen jelek," ujar Basuki, usai mengikuti upacara Hari Pahlawan, di areal Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (11/11).

Ahok pun berharap, kondisi transportasi umum di Jakarta berubah setelah ratusan armada baru Transjakarta beroperasi Desember mendatang. Sehingga warga Jakarta akan merasakan kenyamanan dan beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

"Begitu armada baru datang, bus nyaman dan terus ada bus tingkat gratis di koridor utama. Jadi, yang semula orang sebel sama bus, tiba-tiba pas armada baru datang, `Wah enak banget. Kira-kira gitu lah," tuturnya seraya tertawa.

Menurut Basuki, faktor kenyamanan sangat mutlak untuk mendorong warga beralih ke angkutan umum. "Kita selalu bilang, ingin orang naik bus Transjakarta, tapi halte yang kami bikin kecilnya minta ampun. Kemarin, saya lihat di Grogol, gimana orang mau nyaman? Jadi bicara memaksa orang pindah ke transportasi massal bukan cuma nambah bus, bicara kenyamanan orang. Jadi ada orang nyaman, suka, aman. Itu yang lebih mau dilakukan," ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar