Selasa, 11 November 2014

Pada 2015, PT Transjakarta Sediakan 70 Bus Tingkat Baru Gratis

Untuk mendukung penerapan pembatasan sepeda motor, yang melintas di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat hingga Bundaran Hotel Indonesi (HI), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan membeli sebanyak 70 bus tingkat.

Proses lelang 70 bus tingkat tersebut akan dilakukan tahun depan. Rencananya, bus tingkat tersebut akan dioperasikan di kawasan jalan yang diterapkan electronic road pricing (ERP) dan pembatasan sepeda motor.

Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta, Antonius NS Kosasih mengatakan, pihaknya telah diberikan mandat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama untuk pembelian 100 bus tingkat pada tahun 2015.

Untuk tahap awal, pihaknya akan segera melakukan lelang pengadaan 70 bus tingkat, yang akan dioperasikan di kawasan penerapan ERP dan pembatasan kendaraan bermotor.

“Kami sedang siapkan dokumen lelangnya. Tahun ini, kita akan lelang sebanyak 70 bus tingkat. Nanti puluhan bus tingkat ini akan beroperasi di kawasan ERP dan pembatasan sepeda motor, sehingga para pengguna kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat bisa beralih menggunakan bus tingkat ini,” kata Kosasih kepada Beritasatu.com, Selasa (11/11).

Nantinya 70 bus tingkat tersebut akan dioperasikan oleh PT Transjakarta dan para pengguna bus tingkat tidak dipungut biaya alias gratis.

“Nanti yang dikawasan ERP akan kita kasih gratislah. Pokoknya semua bus tingkat itu akan dioperasikan oleh PT Transjakarta,” ujarnya.

Bus-bus tingkat baru akan menggunakan logo baru Transjakarta. Namun, warna logo dan bus tingkat akan berbeda dengan logo dan warna bus Transjakarta yang baru.

Kalau warna logo dan bus Transjakarta yang baru berwarna biru putih, maka warna logo dan bus tingkat adalah merah oranye.

Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pembatasan sepeda motor di sejumlah ruas jalan Ibu Kota akan segera diterapkan, mengingat hasil laporan yang menyatakan bahwa sekitar 45.000 jiwa meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor.

Bahkan, setiap hari sekitar 2 sampai 3 orang, yang usianya rata-rata anak di bawah umur meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor.

Basuki mengharapkan, larangan sepeda motor melintas di sejumlah ruas jalan Ibu Kota  tidak hanya akan mengurangi jumlah pengendara sepeda motor, tetapi juga dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas sepeda motor.

Menurutnya, para pengguna sepeda motor tidak perlu khawatir akan penerapan kebijakan tersebut, karena Pemprov DKI menyediakan armada bus tingkat gratis untuk mobilitas warga di jalur-jalur tadi. Saat ini, baru ada lima armada bus tingkat gratis yang beroperasi dan akan tambah lima armada lagi tahun ini.

“Tetapi tahun depan, lanjutnya, PT Transjakarta akan membeli 100 bus tingkat gratis. Saya sudah punya model bus tingkat gratis yang akan dioperasikan. Kebetulan kami bakal menerima lima bus tingkat grartis, merek Mercedes Benz. Model bus gratis ini yang akan beroperasi melayani warga Jakarta," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar